Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama menegaskan pernyataan bersama soal valuta asing antara Jepang dan Amerika Serikat masih berlaku. Ia menyatakan pemerintah Jepang akan mengambil tindakan terhadap pergerakan mata uang yang tidak wajar.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin (2/11). Katayama menolak mengomentari level kurs tertentu. Ia menyebut level saat ini tidak bisa digambarkan baik maupun buruk.
Latar singkat
Pernyataan bersama Jepang-AS yang dimaksud dirilis pada September 2025. Dokumen itu menegaskan kurs ditentukan oleh pasar, sekaligus memberi ruang bagi intervensi untuk menahan volatilitas berlebihan.
Bulan Juli lalu kedua negara dilaporkan melakukan intervensi pembelian yen secara terkoordinasi. Perdana Menteri Sanae Takaichi juga pernah menyatakan bahwa pelemahan yen yang berlebihan menimbulkan masalah.
Menurut laporan Nikkei, rentang perdagangan yen terhadap dolar pada Oktober menyempit menjadi 2,87 yen. Itu adalah rentang bulanan tersempit dalam empat setengah tahun.
Data Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) AS menunjukkan posisi jual bersih yen oleh dana lindung nilai (hedge fund) mencapai sekitar 14.000 kontrak per 27 Oktober. Angka itu hanya sekitar seperdelapan dari puncaknya pada akhir Juni yang mencapai 115.000 kontrak.
Kenapa ini penting untuk forex
Pernyataan verbal seperti ini adalah alat klasik otoritas Jepang. Ancaman intervensi biasanya cukup untuk membuat spekulan lebih berhati-hati menekan yen turun tajam dalam waktu singkat.
Pasangan USD/JPY tercatat naik 0,14 persen ke level 157,80 pada perdagangan sesi Asia Senin pagi sekitar pukul 07.54 WIB. Yen justru melemah meski peringatan sudah disampaikan, sehingga pasar menilai aksi nyata belum akan segera terjadi.
Namun konteksnya menekan yen. Survei manufaktur yang dirilis Senin menunjukkan inflasi harga input naik untuk pertama kalinya dalam lima bulan. Perusahaan mengaitkannya dengan biaya minyak dan bahan baku yang lebih mahal, yang ikut didorong yen yang lemah.
Yang dipantau
- Pemilihan paruh waktu (midterm) AS pada Selasa (3/11). Hasilnya bisa mengubah arah dolar terhadap mata uang utama.
- Keputusan suku bunga bank sentral Australia (RBA) pada Selasa (3/11). Pasar secara luas memperkirakan RBA menaikkan suku bunga ke level tertinggi dalam hampir dua dekade, 4,85 persen.
- Data ketenagakerjaan AS bulan Oktober yang dijadwalkan rilis pekan ini.
- Pergerakan USD/JPY berikutnya: otoritas Jepang menautkan respons pada kecepatan dan ketidakteraturan pergerakan, bukan pada level tertentu. Penurunan tajam dan cepat lebih berpotensi memicu intervensi dibanding pelemahan bertahap.
Sumber
- FXStreet: Japan's Katayama says joint FX statement with US persists, will act against disorderly moves
- InvestingLive: Japan's Katayama says US-Japan FX statement 'alive', warns on disorderly yen moves
- Nikkei via BigGo Finance: Yen-Dollar Volatility Hits 4.5-Year Low as Hedge Fund Yen Selling Shrinks to One-Eighth
