OPEC+ sepakat mempertahankan target produksi minyak untuk Desember pada pertemuan daring yang digelar Minggu (1/11), menurut tiga sumber yang mengetahui pembahasan tersebut kepada Reuters. Tujuh anggota inti yang hadir adalah Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Aljazair, Kazakhstan, dan Oman. Keputusan ini sejalan dengan ekspektasi bahwa tidak akan ada perubahan kebijakan produksi sampai tahun depan.

Pertemuan itu berlangsung di tengah harga minyak yang kembali melesat. Minyak Brent untuk kontrak Desember menutup perdagangan Jumat di $117,64 per barel, naik $2,76 atau 2,4 persen, level tertinggi sejak akhir April. Minyak WTI ditutup di $104,12 per barel, naik 2,08 persen. Sepanjang Oktober, Brent naik 13,6 persen dan WTI naik 15,2 persen.

Pemicu lonjakan ini adalah serangan terhadap sebuah kapal tanker di Selat Hormuz pada Jumat lalu. Badan keamanan maritim Inggris (UK Maritime Trade Operations/UKMTO) melaporkan sebuah perahu kecil menempelkan bahan peledak ke kapal tersebut hingga memicu kebakaran di ruang mesin. Ini adalah serangan ranjau tempel pertama yang berhasil di perairan itu sejak perang AS-Israel dengan Iran dimulai pada 28 Februari. Seluruh awak kapal dilaporkan selamat.

Sebagai latar, OPEC+ telah menyelesaikan penghapusan bertahap pemangkasan produksi 1,65 juta barel per hari pada September lalu. Pemangkasan terpisah sekitar 2 juta barel per hari tetap berlaku untuk sebagian besar anggota hingga akhir 2026. Aliansi ini masih perlu menyelesaikan peninjauan kapasitas produksi anggota sebelum menetapkan baseline kuota untuk 2027.

Kenapa ini penting untuk forex

Harga minyak yang bertahan di level tinggi menambah tekanan inflasi melalui biaya energi. Inflasi yang kaku memberi ruang bagi bank sentral, termasuk The Fed, untuk menahan atau bahkan menaikkan suku bunga lebih lama, dan ekspektasi suku bunga adalah salah satu pendorong utama pergerakan dolar AS serta pasangan mata uang utama.

Sumber: Reuters, UK Maritime Trade Operations. Konten KabarFX bersifat edukasi, bukan rekomendasi atau nasihat keuangan.